Senin, 08 Desember 2014

Sajak “Pencitraan”



Jika hatimu merasa tak bahagia
Sedang bibirmu tetap menorehkan senyum indah
Itu namanya pencitraan

Jika fisikmu merasa lelah
Sedang ragamu tetap bekerja pantang menyerah
Itu namanya pencitraan

Jika matamu merasakan kantuk
Sedang penglihatanmu terus saja membaca
Itu namanya pencitraan

Jika hatimu merasakan sebuah getaran perasaan
Sedang bibirmu diam seolah tak terjadi apa-apa
Itu namanya pencitraan

Jika perasaanmu mengatakan ya
Sedang langkahmu berhenti untuk menandakan tidak
Itu namanya pencitraan

Jika batinmu sebenarnya menyimpan kesetiaan
Namun ragamu berkeliaran seolah tak setia
Itu namanya pencitraan

Jika lubuk hatimu menyimpan cinta
Tapi perkataanmu memberikan sinyal tak ada rasa cinta
Itu namanya pencitraan

Hey begitu banyak macam pencitraan itu
Bahkan jika kau masih menyimpan harapan
Tetapi apa yang kau lakukan menutupinya
Membuat sekitarmu tak mengetahui adanya harapan itu
Itu namanya juga pencitraan

Stss.. tapi pencitraan yang satu ini rahasia