Kamis, 25 Oktober 2012

IKATAN KIMIA (BENTUK MOLEKUL & BENTUK GEOMETRI)


 
  I.      BENTUK MOLEKUL & BENTUK GEOMETRI
Bentuk molekul & bentuk geometri merupakan bentuk dari ikatan kovalen pada atom pusat. Ada 2 cara menentukan bentuk molekul dan geometri
·    VSEPR
o Melihat bentuk molekul dari jumlah pasangan elektron ikatan (PEI) dan pasangan elektron bebas (PEB).
o Untuk tipe molekul digunakan rumus sebagai berikut:
A Xn Em
A : atom pusat
n : jumlah PEI (atom pusat)
m : jumlah PEB (atom pusat)
·    Hibridisasi
o Dengan melihat letak elektron yang berikatan.
o Contoh: CH4

Atom pusat = 6C → 1s2             2s2                2p2
↑↓
↑↓


Atom H yang berpasangan dengan C memiliki masing-masing 1 elektron yang akan berpasangan. Jika dilihat dari gambar maka atom C hanya memiliki 2 buah elektron yang dapat berpasangan sedangkan yang dibutuhkan adalah 4. maka atom C merubah susunan elektron menjadi :
          1s2             2s1                  2p3

↑↓


Dengan demikian, atom C sudah memiliki 4 buah elektron yang dapat berpasangan. Dari situ dapat ditentukan orbital hidridanya adalah sp3 dengan bentuk geometri tetrahedron.
Orbital hibrida
Bentuk geometri
sp
Linear
sp2
Segitiga samasisi
sp3
Tetrahedron
sp3d
Bipiramida trigonal
sp3d2
Oktahedron
               

 II.      IKATAN HIDROGEN
·    Merupakan ikatan yang terjadi antara atom H dengan atom yang mempunyai beda keelektronegatifan besar (N, O, F)
·    Dengan adanya ikatan hidrogen menyebabkan titik didih tinggi.
·    Prinsip ikatan hidrogen
o Semakin besar kelektronegatifan maka semakin polar (kelektronegatifan unsur bisa dilihat pada sifat-sifat SPU bab sebelumnya)
o Semakin polar maka titik didih makin tinggi
o Molekul yang mengandung ikatan hidrogen memiliki titik didih lebih tinggi.

III.      IKATAN VAN DER WAALS
·    Terjadi pada:
o Antar molekul yang mempunyai perbedaan keelektronegatifan sangat kecil.
o Antar molekul yang mempunyai perbedaan keelektronegatifan dengan molekul yang tidak mempunyai keelektronegatifan
o Antar molekul yang tidak mempunyai perbedaan keelektronegatifan
·    Prinsip ikatan van der waals
o Terjadi gaya tarik-menarik pada senyawa yang punya muatan, biarpun kecil.
o Gaya dispersi / london terjadi pada ikatan polar dan non polar
o Gaya tarik dipol terjadi pada ikatan polar.